Pada hari Rabu dan Kamis tanggal 18 dan 19 Februari 2026 bertempat di meeting room para pendidik di SMAN 1 Ngaglik melaksanakan pelatihan mandiri untuk mengoptimalkan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif di kelas.
Para guru dibagi dalam empat kelompok untuk mengikuti pelatihan mandiri ini. Kepala Sekolah SMAN 1 Ngaglik, Bapak Yunan Helmi S., S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa penguasaan teknologi seperti IFP sangat krusial bagi guru untuk menciptakan suasana kelas yang menyenangkan (joyful learning). Hal ini selaras dengan target pemerintah untuk menghadirkan layar interaktif di seluruh sekolah guna memastikan keadilan akses materi pendidikan yang berkualitas. Melalui pelatihan mandiri ini, SMAN 1 Ngaglik membuktikan komitmennya untuk terus berkembang,
Langkah ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih modern, kolaboratif, dan berpusat pada murid. Perangkat IFP ini bukan sekadar layar canggih, melainkan alat integrasi all-in-one yang menggabungkan fungsi monitor, papan tulis digital, dan proyektor.
Dalam sesi pelatihan mandiri tersebut, para guru mendalami beberapa aspek teknis dan pedagogis, antara lain:
- Pengoperasian Dasar: Cara menghidupkan, mengoperasikan sistem sentuh, dan integrasi perangkat dengan laptop.
- Aplikasi Pembelajaran: Pemanfaatan platform digital seperti Rumah Pendidikan untuk mengakses materi belajar yang variatif.
- Simulasi Mengajar: Praktik langsung membuat konten interaktif yang memungkinkan siswa terlibat aktif selama proses belajar-mengajar.