Dalam rangka kegiatan keagamaan di bulan Ramadhan, murid-murid SMAN 1 Ngaglik menggelar praktik lapangan belajar pengelolaan zakat fitrah pada Rabu, 11 Maret 2026. Tidak hanya sekadar teori di kelas, para murid terjun langsung mulai dari proses pengumpulan hingga pentasarufan (pendistribusian) kepada murid yang membutuhkan dan warga di dusun-dusun sekitar sekolah.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini dipusatkan di masjid Al-Mu’minuun. Para murid yang tergabung dalam panitia zakat dari Rohis sekolah didampingi guru agama, melayani sesama murid yang menunaikan kewajiban zakat.
Kepala Sekolah SMAN 1 Ngaglik, Bapak Yunan Helmi S., S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan karakter kepedulian sosial serta memberikan pemahaman tata cara zakat yang sah menurut syariat.
Setelah seluruh zakat terkumpul dan terverifikasi, para murid kemudian membagi zakat tersebut untuk didistribusikan ke murid-murid yang membutuhkan dan beberapa dusun di sekitar lingkungan sekolah. Dengan berjalan kaki dan menggunakan kendaraan operasional, para murid mendatangi rumah-rumah warga kurang mampu (mustahik) yang datanya telah dikoordinasikan sebelumnya dengan perangkat dusun setempat.
Warga menyambut baik inisiatif ini, interaksi langsung antara murid dan warga menciptakan hubungan harmonis antara sekolah dan lingkungan masyarakat. Di antaranya yaitu dusun Watu Getheg, Gondhang Lutung, Wonolelo, Wonosari, Wonoseto dan Kayunan.
Melalui praktik nyata ini, SMAN 1 Ngaglik berharap para murid tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan spiritual dan sosial yang tinggi sebagai bagian dari implementasi Profil Pelajar Pancasila.