Semangat pelestarian budaya terpancar kuat di lingkungan SMA Negeri 1 Ngaglik saat ratusan murid, guru, dan karyawan mengikuti kegiatan Kirab Budaya, Jumat (13/2/2026). Acara ini digelar secara khusus untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mengusung tema “Mulat Sarira Jumangkah Jantraning Laku”.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini menampilkan deretan peserta yang tampil anggun dan gagah mengenakan pakaian tradisional Jawa gagrag Ngayogyakarta. Rute kirab mengambil jalur di sekitar area sekolah, melewati wilayah Desa Donoharjo, dan disambut antusias oleh warga masyarakat sekitar yang menyaksikan di sepanjang jalan. Kirab budaya SMAN 1 Ngaglik ini diawali atau dipimpin oleh Bergada Kalpawidya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Ngaglik, Bapak Yunan Helmi S., S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kirab budaya ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sarana edukasi nyata bagi murid untuk mencintai identitas budaya mereka. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta kepada generasi muda agar mereka tetap memiliki jati diri di tengah arus modernisasi,” ujarnya.

Peringatan Hari Jadi ke-271 DIY tahun 2026 ini memang dilaksanakan secara serentak oleh berbagai instansi pendidikan di wilayah Yogyakarta sebagai bentuk dukungan terhadap penetapan hari jadi DIY pada tanggal 13 Maret, sesuai dengan Perda DIY No. 2 Tahun 2024.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan dan kemajuan Daerah Istimewa Yogyakarta yang kini telah memasuki usia ke-271 tahun.