SMAN 1 Ngaglik sukses menyelenggarakan kegiatan Wajib Kunjung Museum (WKM) bagi seluruh murid kelas X pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan tahunan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran luar kelas (outdoor learning) untuk mengenalkan warisan sejarah, budaya, serta keindahan alam D.I. Yogyakarta secara langsung kepada para murid.
Perjalanan edukatif ini diawali dengan kunjungan ke Museum Sonobudoyo yang berlokasi di pusat Kota Yogyakarta. Di museum ini, para murid diajak mengeksplorasi kekayaan budaya Jawa, mulai dari koleksi wayang, keris, seni ukir, hingga artefak cagar budaya bernilai tinggi. Pendampingan dari edukator museum membuat siswa dapat memahami lebih dalam tentang akar budaya Nusantara.
Destinasi kedua yang dikunjungi adalah Museum Memorial Jenderal Besar HM Soeharto di Kemusuk, Bantul. Di lokasi ini, rombongan murid menyimak rekam jejak perjuangan serta perjalanan hidup Presiden kedua Republik Indonesia. Kunjungan ini memberikan wawasan sejarah kebangsaan sekaligus memotivasi para murid tentang pentingnya kedisiplinan dan pengabdian kepada bangsa.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan menuju kawasan pesisir Pantai Glagah, Kulon Progo. Selain menikmati pemandangan alam dan benteng pemecah gelombang yang khas, para murid memanfaatkan momen ini untuk menyegarkan pikiran.
Kepala SMAN 1 Ngaglik, Bapak Yunan Helmi S., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan WKM ini tidak hanya sekadar rekreasi, tetapi juga menjadi media penanaman karakter patriotisme dan cinta budaya lokal bagi para murid kelas X sebagai generasi penerus bangsa. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme hingga rombongan kembali ke sekolah.